Ini kasus lama. Namun belum ada yang membahas. Ahmad Raf’ie, alumnus Teknik Elektro UGM, pernah ditanyai adik binaannya bawa ada tulisan kaligrafi “subhanallah” di logo Unilever. Pasalnya, logo ini selalu muncul di setiap produknya, baik itu berupa shampo maupun yang lain. Logikanya, shampo pasti ditempatkan di tempat mandi. “Bagaimana hukumnya?” adik binaannya bertanya.
“Benarkah ada tulisan kaligrafi subhanallah di logo itu?” Ahmad Raf’ie memposting pertanyaan ini dengan memperlihatkan area yang dimaksud kaligrafi bertuliskan “subhanallah”.
Ketika logo tersebut tidak ditandai merah, saya yakin semua tidak akan berpikir bahwa ada tulisan di sana. “Tulisan” itu timbul berkat mengamati secara cermat serta membolakbalikkan posisi yang tepat bagaimanakah objek itu bisa terbaca. Gamblangnya, si pengamat memang ada usaha untuk membaca.
Sekilas, memang ada bentuk yang menyerupai kalimat. Orang yang biasa dengan tulisan Arab tangan (apalagi tulisan “ala ustad” di papan tulis) mencoba mengidentifikasi bentuk tersebut dan mengasosiasikannya: Ada dua lengkung awal seperti huruf sin, kemudian menjulur ke bawah seperti ha, dan menjulur ke atas seperti alif. Di tambah dua garis belakang dan segitiga menyerupai bentuk lafad jalalah.
Kemudian, setelah pengasosiasian selesai, si pengamat berkesimpulan “itu tulisan subhanallah” sebagaimana dia baca.
Yang menjadi pertanyaan: Benarkah di logo unilever ada tulisan subhanallah?
Mari kita bahas…
Seseorang tidak memerlukan detail huruf untuk membaca. Ini terbukti ketika tulsian dbaliok-bailk, seseorang tidak akan kesulitan untuk membaca huruf. Ketika mengamati objek yang samar seperti tulisan pun, seseorang kadang masih juga bisa membaca. Caranya dengan membuat pendekatan, berasosiasi. Dalam kasus logo unilever, si pengamat menggunakan metode ini. Sekilas pengamat akan seperti menemukan sebuah huruf arab yang dirangkai.
Mari kita lihat secara satu per satu. Adakah huruf sin? Mungkin ada huruf sin awal. Adakah huruf ba? Tidak ada. Adakah huruf ha? Ada meski tidak sempurna dan tidak terbaca. Adakah alif mad? Ada. Adakah huruf nun? Tidak ada.
Dari mana bisa membaca, padahal untuk membaca “subhanallah” diperlukan huruf sin, ba, ha, alif, nun… dan seterusnya? Maka, di sini saya berkesimpulan bahwa tidak ada kaligrafi “subhanallah” di logo Unilever. Meski sekilas terbaca seperti itu, namun itu hanya sebuah asosiasi, bukan tulisan sebenarnya.



[...] Mungkin ini mirip dengan kasus logo Unilever yang pernah menjadi topik bahasan dalam Panduan Kaligrafi beberapa bulan lalu karena “diduga” memuat…. [...]
Assalamualaikum
Kayaknya itu bukan tulisan “subhanallah”
Kalau pengamatan saya menilai itu gambar burung dan mata pena
Dengan kata lain, itu dua buah gambar, bukan satu kata
Untuk lebih meyakinkan, apakah sudah ada usaha mencari penjelasan langsung dari PT Unilever sendiri?
Kalau belum, jelas itu hanya pendapat perorangan.
Saya bukan tidak mau membela kata subhanallah itu tapi saya rasa pendapat Aly Imron ada benarnya. Kata itu tidak lengkap jadi jangan asal mengartikan
Wassalam
terimakasih atas informasinya…saya rasa itu benar dengan penalaran yang sangat gamblang…
bolehkah saya coy isi blog ini????
saya ingin mempostingnya di blog saya…
terimakasih sebelumnya
berarti kalau ada tulisan subbahannallah bagus dong, karna berarti di dukung islam!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
menanggapi comment aji,,
Looh,?!
kLu memank benar ada kaLimat subhanaLLah dLm Logo uniLever,,
bukan berarti di dukung Islam,
produk” itu kan dibuat untuk digunakan smpai habis,,
dan steLah habis,,
bungkusnya itu akan di buang kan,?
dan ntu berarti merendahkan kLimat subhanaLLah ntu sendiri,,
seLain ntu,,
kebanyakan produk” uniLever merupakan produk yang tempat menyimpannya pun “suka2″
saya kira itu juga bukan kaligrafi Subhanallah, kalau memang benar juga, kita (sebagai muslim)jangan sampai terprovokasi oleh misionaris orang-orang non Muslim, be a true moslem !
waaaaaahhhhhhh kalo bneran n ada di bungkus sabun di toilet gimana tuhhh GENDENG!!!!!!
gambar2itu maksudnya apa ya?
tidak ada, itu hanya logo hiasan bukan sebuah logo subhanallah yang terpisah dari satu kesatuan logo hiasan
itu pengamatan seorang atau beberapa orang?
cz aq lhatx kyak bner
kalau ada tulisan subhanallah di logo unilever pasti semua orang akan mengetahui bahwa di logo itu terlihat tulisan subhanallah.Pasti akan jelas kelihatan..