Apa yang membedakan rumah seorang muslim dengan yang lainnya? Mungkin secara kasat mata tidak ada bedanya. Misalkan sebuah bangunan di kompleks perumahan, keduanya dibangun dengan model yang sama, lahan yang sama, warna yang sama.
Agak aneh, misalnya, pencari sumbangan dengan mengucapkan “assalamu’alaikum” sekeras-kerasnya pada sebuah rumah, berharap mendapat respons dari dalam. Apalagi kemudian diulang-ulang dengan fasih berharap si pemilik rumah mau menyumbang, padahal tuan rumah bukan seorang muslim.
Meski di Indonesia agama Islam adalah mayoritas, mengucapkan salam “sembarangan” bisa jadi malah bukan pahala.
Pada awalnya, rumah memang merupakan bangunan tanpa identitas. Apa yang ada di dalamnyalah yang mencerminkan identitas pemilik.
Di sebuah rumah: ada piano bertengger di ruang tamu, sebuah gitar bersandar di kursi, ada buku bertuliskan not-not balok. Dapat dipastikan pemiliknya adalah pencinta musik. Bisa juga pencipta lagu atau musisi. Meski tidak dapat dipastikan begitu, paling tidak apa yang ada di sana tercermin “identitas” pemilik.
Perabot adalah identitas. Dari sanalah tercermin siapa si pemilik rumah. Nah, kaligrafi juga demikian. Ayat-ayat indah Alquran yang tergantung di ruang tamu dapat dikenali bahwa pemilik rumah adalah seorang muslim.
Mengapa demikian? Karena tidak mungkin seorang nonmuslim akan mencintai ayat-ayat Alquran.
Umumnya, seorang taat beragama selalu menunjukkan identitas dalam rumahnya. Dan kaligrafi, selain indah penuh pesan, juga merupakan identitas bagi rumah seorang muslim.
Apakah rumah Anda juga menunjukkan identitas Anda?


ayo pasang kaligrafi di rumah! :D
sangat menjadi identitas kami, sebab dirumah kami tertulis banyak kaligrafi didalam musholla mulai dari atap tertulis nama-nama ashabul kahfi, diluar lingkaran itu tertulis ayat kursi dan ayat tujuh. tembok bagian atas mengelilingi tertulis alfatihah di tiga sisi satu sisi bertuliskan fallahuallahu kahiran haafizhon wahua arhamurrahimin dan kalimat tasbuh tahmid, allahu akbar. bagian luar diatas pintu musahalla tertulis bismillah , haaza min fadhlirabbi, lafaz allah muhammad. dan nama khulafaurrasyidin
lanjut yaa…dan tulisan innallaha walaaikatu yusholluna ‘alannabiy…., ruang tamu tertulis sholawat dan baiti jannati, dibalik kaligrafi ruang tamu tertulis do’a rabbana hablana minazwajina… yarahman , yarohiim, dan do’a syukur rabbi auzi’ni….. yang paling spektakuler dalam keluarga dan tamu kami tulisan kaligrafi di ruang klrg, ditembok yang luas terlulis kaligrafi berbentuk lingkaran yag besar dengan semua ornmen dan tulisannya seerta warana yang menyegarkan mata membuat siapa saja yang melihatnya tidak bosan dan kagum, tulisannya sbh ayaat yag berbunyi Robbij’alni muqiimassholah wamin dzurriyati. rabbanagfirli waliwalidayya walilmu’minina yauma yaquumul hisab. semua tuliskan itu dipilihkan oleh ustadz kami dan mengandung makna yang sangat luas penjelasnnnya . terimakasih sory kebanyakan, dan kami menjadi sangat senag dengan seni kaligrafi walaupun cuma hanya sebagai penikmat bukan pembuat. mudah mudahan dari anak-anak cucu dan keturunan kami senantiasa allah jadikan diantara mereka kaligrafer islam yg terbaikyg syi’ar dan selalu dalam keridhaan allah SWT. aamiin. terima kasih.
i love kaligrafibecausssssssssssssssssssssss aku cinta seni