// you’re reading...

Hak Cipta

Tanda Tangan pada Kaligrafi

Seperti halnya seni rupa lainnya, karya kaligrafi juga ada tanda tangan (dalam bahasa arab bisa disebut tauqi’) pembuatnya. Tauqi diletakkan berada di sela-sela tulisan, biasanya berada di pojok paling ujung tulisan atau di bawahnya. Tentu saja fungsinya sebagai pengenal bahwa karya kaligrafi ini merupakan karya kaligrafer ini. Dengan pengenal tanda tangan itu, orang yang mengerti bisa mengenali.

Dalam buku kaligrafi disebutkan, seorang kaligrafer tidak boleh membubuhi tanda tangan sebelum mendapat ijazah dari guru –yang biasanya juga seorang kaligrafer berijazah. Sebelum tanda tangan ada tulisan katabahu yang menandai bahwa ini ditulis oleh…

Kebanyakan kaligrafer sekarang –apalagi di Indonesia– mengabaikan ijazah ini. Kebanyakan dari mereka, baik berijazah atau tanpa, mereka tidak canggung-canggung membubuhi karya mereka dengan tanda tangan. Sebagian menganggapnya sebagai “tanda”, sebagaian yang lain menimbulkan kebanggan atas karya mereka setelah ditanda tangani layaknya hasil karya kaligrafer –asli.

Ada beberapa tanda kaligrafer terkenal, di antaranya adalah seperti dalam daftar berikut:

  1. Mustafa Abdul Halim Ozcay
  2. Mustafa Abdul Halim Ozcay (versi lain)
  3. Muhammad Sami
  4. Mustafa Raqim
  5. Muhammad Nadhif
  6. Ibrahim Ala’uddin
  7. Mustafa Izzat
  8. Hamid Al-Amidi
  9. Muhammad Arif
  10. Mustafa Izzat (versi lain)
  11. Muhammad Syauqi
  12. Muhammad Abdul Aziz Al Rifa’i
  13. Umar Wasfi
  14. Ismail Hakki
  15. Ahmad Kamil
  16. Muhammad Amin
  17. Hasyim Muhammad Al-Bahgdadi
  18. Muhammad Syafiq
  19. Muhammad Ali
  20. Mahmoud

Posting yang berkaitan

Discussion

3 comments for “Tanda Tangan pada Kaligrafi”

  1. kaligrafinya indah-indah dan bagus….pengen banget bisa kaligrafi yang indah dan bagus,,,

    Posted by roni setiawan | Oktober 26, 2008, 14:18
  2. saya baru tau, itu menurut pendapat siapa….trims atas infonya

    Posted by sayf | Oktober 13, 2009, 12:39
  3. gimana caranya jadi kaligrafer yang mahir

    Posted by muhammad abdullah | Februari 15, 2010, 12:25

Post a comment