// you’re reading...

Sharing

Kaligrafi Arab Tidak Berkembang?

kite runner merupakan contoh variasi font

kite runner merupakan contoh variasi font

Pernah menonton film The Kite Runner? Film yang diangkat dari novel laris karya Khaled Hosseini ini tidak hanya menggugah dari kisah ceritanya, tetapi juga digarap dengan baik oleh Mark Forster. Tidak hanya dari sinematografi, penggarapan tulisan membuka –menurut saya– juga sangat memesona. Sekilas saya seperti melihat kaligrafi! Padahal tidak.

Mungkin karena bercerita tentang Afghanistan yang masih dekat dengan Arab, pilihan penggunakan font juga diserasikan. Diiringi rebana –yang merupakan bunyi-bunyian khas Arab–, tulisan yang saling bererat itu mengingatkan pada film Arab. Apalagi dengan “kaligrafi” yang menghias layar, nuansa Arab nyaris sempurna.

Di sini saya tidak akan berbicara soal film, namun sedikit memberi catatan pada perkembangan font (yang dalam bahasa arab disebut khat/artinya kaligrafi) yang rasanya sangat cepat dibanding Kaligrafi Arab. Contohnya adalah tulisan pembuka pada film The Kite Runner tadi.

Beberapa waktu lalu, terbersit sebuah pertanyaan yang sampai sekarang masih saya cari jawabannya. Pertanyaannya adalah: Apakah Kaligrafi Arab mengalami kemandekan? Meski dalam hati saya menolak, nyatanya perkembangan huruf Arab tidak sebanter huruf latin.

Font Barat –mengacu pada jenis huruf seperti yang saya tulis ini– memang sangat luar biasa! Nyaris semua unsur sudah dimasukkan ke sana. Mulai dari font seram berdarah-darah, hingga font-font lucu khas anak-anak, sampai pada font yang bermirip-mirip dengan huruf lokal. Ada yang mirip huruf India, Jepang, sampai Arab. Beberapa varian mempermudah ketika membuat desain. Rasanya, kreasi semacam ini mestinya juga diciptakan pada kaligrafi Arab.

Namun saya juga sadar, nyatanya keduanya memang beda karakter. Font Barat yang berpisah-pisah membuat desainer hanya memikirkan huruf tunggal. Sedangkan Arab? Ada tiga pilihan –bahkan lebih– ketika membentuk suatu kata. Namun setidaknya itu bukan menjadi alasan. Dalam perkembangan Kaligrafi Arab pada komputer pun mungkin variannya tidak seluas font yang ribuan jenis itu.

Butuh para desainer untuk berkreasi pada kaligrafi Arab? Mungkin. Anda bisa?

Posting yang berkaitan

Discussion

3 comments for “Kaligrafi Arab Tidak Berkembang?”

  1. ya mungkin ana punya problem yang sama maunya bikin font arab yang sip sendiri pake font creator tapi ternyata problemnya sulit belum nemu tutorialnya, kalo antum punya kirimi ana dong ke bibinahu@sctvonline.com

    Posted by wasil | April 6, 2009, 09:49
  2. duh……. bagus banget nh kaligrafinya…….. mau lg dong yang lainnya…?

    Posted by EVA FITRIANI | Januari 24, 2010, 16:18
  3. yapz ..mari memngembangkan kaligrafi..

    Posted by man | Juli 19, 2010, 00:04

Post a comment