<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Panduan Kaligrafi &#187; Aly Imron</title>
	<atom:link href="http://www.panduankaligrafi.com/author/admin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.panduankaligrafi.com</link>
	<description>Tempat belajar kaligrafi, contoh-contoh, dan sejarah.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jul 2009 23:17:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Belajar Kaligrafi Bukan Sulapan</title>
		<link>http://www.panduankaligrafi.com/2009/07/belajar-kaligrafi-bukan-sulapan/</link>
		<comments>http://www.panduankaligrafi.com/2009/07/belajar-kaligrafi-bukan-sulapan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 23:17:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aly Imron</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Bagaimana Belajar Kaligrafi]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar bukan sulapan]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Kaligrafi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.panduankaligrafi.com/?p=793</guid>
		<description><![CDATA[Saya sering mendapat pesan dari pengunjung blog ini. Rata-rata mereka menanyakan bagaimanakah cara belajar kaligrafi (dari gaya bertanya mereka, seolah-olah bisa belajar cepat dan instan). Untuk pertanyaan yang sedikit konyol ini, tiada pernah saya tanggapi. Apa alasannya? Karena tidak ada kemampuan di suatu bidang yang datang secara instan. Ingin belajar kaligrafi ya belajar menggoreskan pena. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sering mendapat pesan dari pengunjung blog ini. Rata-rata mereka menanyakan bagaimanakah cara belajar kaligrafi (dari gaya bertanya mereka, seolah-olah bisa belajar cepat dan instan). Untuk pertanyaan yang sedikit konyol ini, tiada pernah saya tanggapi. Apa alasannya? Karena tidak ada kemampuan di suatu bidang yang datang secara instan. Ingin belajar kaligrafi ya belajar menggoreskan pena. Titik. Tidak ada cara lain.</p>
<p>Namun jika pertanyaan itu &#8220;dari mana saya bisa belajar kaligrafi&#8221;, maka saya akan memberi petunjuk: &#8220;paling mudah dari buku-buku&#8221;. Saya tahu cara ini tidak pernah efektif karena biasanya buku hanya memaparkan contoh. Sedangkan yang tak kalah penting dalam belajar kaligrafi adalah &#8220;cara menggoreskan pena&#8221;.<span id="more-793"></span></p>
<p>Namun tentu saya bersyukur. Teknologi sekarang telah memungkinkan seorang guru &#8220;hadir&#8221; lewat video-video pendek. Sayangnya, &#8220;guru-guru jarak jauh&#8221; ini masih sembunyi dibalik jutaan data di internet yang berbahasa Arab dengan ukuran yang besar (ratusan kb). Saya pernah menemukan tutorial dalam bentuk video ini. Namun masih sulit untuk mendownload karena terhalang bandwith yang cekak -_-&#8221;</p>
<p>OK, bagaimana caranya belajar kaligrafi? Carilah sebuah kelompok belajar kaligrafi yang biasanya berdiri di pondok-pondok pesantren. Biasanya kelompok belajar ini memiliki sistem sederhana dalam mengajarkan kaligrafi: guru menulis di papan, sementara anggotanya menjiplak di buku tulis dengan pena. Menjemukan? Mungkin, tapi tidak ada belajar kaligrafi secara simsalabim. Bergelut dengan pena (setiap hari) adalah cara.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.panduankaligrafi.com/2009/07/belajar-kaligrafi-bukan-sulapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Panduan Kaligrafi Nas Ta&#8217;liq</title>
		<link>http://www.panduankaligrafi.com/2009/03/buku-panduan-kaligrafi-nas-tali/</link>
		<comments>http://www.panduankaligrafi.com/2009/03/buku-panduan-kaligrafi-nas-tali/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 07:40:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aly Imron</dc:creator>
				<category><![CDATA[asides]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.panduankaligrafi.com/?p=735</guid>
		<description><![CDATA[Dapatkan buku panduan kaligrafi nas ta&#8217;liq &#8211;atau disebut juga farisi&#8211; karya Kaligrafer Hisam Karfahani dengan mendownload di sini.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dapatkan buku panduan kaligrafi nas ta&#8217;liq &#8211;atau disebut juga farisi&#8211; karya Kaligrafer Hisam Karfahani dengan mendownload <a href="http://www.mediafire.com/?jnt5cqe5ojf">di sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.panduankaligrafi.com/2009/03/buku-panduan-kaligrafi-nas-tali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stagnasi dalam Berkaligrafi</title>
		<link>http://www.panduankaligrafi.com/2009/01/stagnasi-dalam-berkaligrafi/</link>
		<comments>http://www.panduankaligrafi.com/2009/01/stagnasi-dalam-berkaligrafi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 02:25:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aly Imron</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Kaligrafi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.panduankaligrafi.com/2009/01/stagnasi-dalam-berkaligrafi/</guid>
		<description><![CDATA[Sama seperti kegiatan menulis dan lainnya, dalam proses belajar kaligrafi terkadang mengalami stagnasi alias kemandekan. Setelah berhari-hari selalu berkutat dengan pena dan kertas yang penuh dengan coretan-coretan, kemudian mendadak seperti dilanda rasa bosan dengan apa yang kita pelajari.
Apakah stagnasi semacam ini normal?
Tentu saja. Asal tidak keterusan. Yang Anda perlukan hanyalah membuat selingan, menyisipi kegiatan belajar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sama seperti kegiatan menulis dan lainnya, dalam proses belajar kaligrafi terkadang mengalami stagnasi alias kemandekan. Setelah berhari-hari selalu berkutat dengan pena dan kertas yang penuh dengan coretan-coretan, kemudian mendadak seperti dilanda rasa bosan dengan apa yang kita pelajari.</p>
<p>Apakah stagnasi semacam ini normal?</p>
<p>Tentu saja. Asal tidak keterusan. Yang Anda perlukan hanyalah membuat selingan, menyisipi kegiatan belajar dengan banyak bereksperimen: misalnya mengganti media, mengubah gaya tulisan, hingga menghasilkan sebuah karya.</p>
<p>Ketika saya belajar berkaligrafi juga kerap didera &#8220;penyakit&#8221; ini. Kata guru saya malah, setelah proses bosan, nanti akan menemukan sebuah cahaya terang &#8211;yakni kemudahan dalam membuat huruf.<br />
&#8220;Kebosanan merupakan tahapan untuk melanjutkan tahap selanjutnya,&#8221; katanya sambil menyemangati agar tidak berhenti oleh rasa malas.</p>
<p>Elemen berkaligrafi sesungguhnya tidak hanya berkutat pada pena, tinta, dan kertas. Ada banyak hal yang seharusnya dikuasai oleh seorang kaligrafer. Dapat saya katakan bahwa kaligrafer harusnya juga menguasai media lukis dan terampil memadukan warna. &#8220;Lahan&#8221; inilah yang harusnya bisa untuk digarap.</p>
<p>Dalam sanggar yang memiliki kelompok belajar hendaknya tidak hanya menghadirkan &#8220;cara menulis&#8221; saja. Kegiatan berkaligrafi bisa diselingi dengan studi tour ke sanggar lain, berkunjung ke galeri kesenian, mengadakan lomba internal &#8211;hingga antar daerah. Alhasil, stagnasi dalam kelompok dan personal bisa teratasi.</p>
<p>Anda juga pernah terjangkit &#8220;penyakit&#8221; ini? Bagaimana cara mengatasi?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.panduankaligrafi.com/2009/01/stagnasi-dalam-berkaligrafi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Handasah Ruhaniyyah</title>
		<link>http://www.panduankaligrafi.com/2009/01/hasanah-ruhaniyyah/</link>
		<comments>http://www.panduankaligrafi.com/2009/01/hasanah-ruhaniyyah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 18:15:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aly Imron</dc:creator>
				<category><![CDATA[asides]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.panduankaligrafi.com/?p=731</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda belum memahami handasah ruhaniyyah, bacalah tulisan M. Noer di sini. Anda akan mengerti bahwa kaligrafi adalah seni ruhani.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda belum memahami <em>handasah ruhaniyyah</em>, bacalah tulisan M. Noer <a href="http://emnoer.co.cc/2009/01/pena.htm">di sini</a>. Anda akan mengerti bahwa kaligrafi adalah seni ruhani.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.panduankaligrafi.com/2009/01/hasanah-ruhaniyyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
