<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Panduan Kaligrafi &#187; Alat</title>
	<atom:link href="http://www.panduankaligrafi.com/category/alat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.panduankaligrafi.com</link>
	<description>Tempat belajar kaligrafi, contoh-contoh, dan sejarah.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jul 2009 23:17:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pena Bambu</title>
		<link>http://www.panduankaligrafi.com/2008/09/pena-bambu/</link>
		<comments>http://www.panduankaligrafi.com/2008/09/pena-bambu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 06:09:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aly Imron</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alat]]></category>
		<category><![CDATA[Pena]]></category>
		<category><![CDATA[Pena Bambu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://panduankaligrafi.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[Pena bambu merupakan alat tulis sederhana sekaligus murah dalam menulis kaligrafi. Di Indonesia, bambu sangat mudah di dapat. Apalagi di desa-desa yang banyak bertumbuhan pohon tinggi menjulang ini.
Sebelum menggunakannya sebagai pena, pilihlah bambu yang sesuai dengan selera &#8211;baik ukuran maupun kepadatan serat&#8211; kemudian dikeringkan. Biasanya, bambu yang sudah tua lebih enak dibanding bambu yang masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pena bambu merupakan alat tulis sederhana sekaligus murah dalam menulis kaligrafi. Di Indonesia, bambu sangat mudah di dapat. Apalagi di desa-desa yang banyak bertumbuhan pohon tinggi menjulang ini.</p>
<p>Sebelum menggunakannya sebagai pena, pilihlah bambu yang sesuai dengan selera &#8211;baik ukuran maupun kepadatan serat&#8211; kemudian dikeringkan. Biasanya, bambu yang sudah tua lebih enak dibanding bambu yang masih muda. Apalagi bambu muda bisa beringsut ketika mengering. Akan tetapi ukuran tua mau pun muda bukanlah patokan sebuah pena bisa enak dipakai, melainkan juga tergantung kebiasaan. (Bisa juga membuat pena dari bambu yang basah, tetapi berisiko beringsut ketika kering nanti.)</p>
<p>Pena bambu bisa dipilih dari bambu biasa &#8211;yang banyak tumbuh di daratan Jawa&#8211; atau pun bambu China. Bambu biasa memiliki karakter keras dan berserat, sedangkan bambu China memiliki ukuran kecil dan mudah pecah. Bambu China biasanya biasanya dipergunakan sebagai pagar pada perusahaan atau perumahan elite.<br />
<span id="more-277"></span><br />
Setelah bambu mengering kemudian dibentuk ujung-ujungnya seperti model pena. Untuk lebih jelasnya, ikuti langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Ambil bambu dan potonglah dengan panjang kira-kira 15 cm.</li>
<li>Setelah diratakan ujungnya, rautlah menjadi pangkal pena.</li>
<li>Pena yang sudah diraut, dipotong lagi miring kurang lebih 45 derajat.</li>
<li>Agar tinta lebih banyak tersimpan belahlah ujung kalam dan buatlah lubang sebagi ujung muara.</li>
</ol>
<p>Untuk model pena bambu bisa melihat gambar dibawah ini:</p>
<div id="attachment_278" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/09/penabambu-panduankaligrafi.gif"><img class="size-medium wp-image-278" title="penabambu-panduankaligrafi" src="http://panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/09/penabambu-panduankaligrafi-300x125.gif" alt="Contoh pena bambu" width="300" height="125" /></a><p class="wp-caption-text">Contoh pena bambu</p></div>
<p>Seorang kaligrafer atau penulis kaligrafi hendaknya memiliki beberapa pena yang berukuran beda, baik kemiringan maupun lebarnya. Pena yang lebar bisa untuk menulis huruf, sedangkan pena kecil untuk menulis harakat maupun hiasan. Pena kecil bisa juga untuk <em>finishing</em> bentuk huruf yang kurang pas.</p>
<p>Untuk kepraktisan, bisa juga meraut kedua ujung bambu untuk dijadikan mata pena. Biasanya ujung satu dengan ujung kedua mempunyai ukuran berbeda: kecil dan besar. Yang besar bisa untuk menulis huruf. Yang kecil bisa untuk menulis harakat maupun hiasan :)</p>
<p><em>Catatan: Potongan kalam tidaklah tajam atau tipis seperti pisau, melainkan dibuat sedikit tumpul atau menurut ukuran yang pantas.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.panduankaligrafi.com/2008/09/pena-bambu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
