<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Panduan Kaligrafi &#187; Maghribi</title>
	<atom:link href="http://www.panduankaligrafi.com/category/jenis/maghribi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.panduankaligrafi.com</link>
	<description>Tempat belajar kaligrafi, contoh-contoh, dan sejarah.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jul 2009 23:17:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kaligrafi Maghribi</title>
		<link>http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/kaligrafi-maghribi/</link>
		<comments>http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/kaligrafi-maghribi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 20:07:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aly Imron</dc:creator>
				<category><![CDATA[Maghribi]]></category>
		<category><![CDATA[Kaligrafi Maghribi]]></category>
		<category><![CDATA[Khat Maghribi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.panduankaligrafi.com/?p=515</guid>
		<description><![CDATA[Meski gaya ini tidak begitu &#8220;menakjubkan&#8221; sebagimana gaya naskhi dan tsuluts, gaya maghribi memegang peranan penting dalam perkembangan tulisan selanjutnya. Sebelum naskhi dipergunakan secara &#8220;resmi&#8221; untuk mushaf Alquran, gaya ini mendominasi mushaf-mushaf zaman dahulu. Gayanya yang lentur membuat maghribi digemari dan enak dibaca.

Namun karena naskhi yang hadir dengan huruf lebih teratur, akhirnya mushaf zaman sekarang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Meski gaya ini tidak begitu &#8220;menakjubkan&#8221; sebagimana gaya naskhi dan tsuluts, gaya maghribi memegang peranan penting dalam perkembangan tulisan selanjutnya. Sebelum naskhi dipergunakan secara &#8220;resmi&#8221; untuk mushaf Alquran, gaya ini mendominasi mushaf-mushaf zaman dahulu. Gayanya yang lentur membuat maghribi digemari dan enak dibaca.</p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/maghribi-kuno.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-517" title="maghribi-kuno" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/maghribi-kuno.jpg" alt="" width="250" height="268" /></a></p>
<p>Namun karena naskhi yang hadir dengan huruf lebih teratur, akhirnya mushaf zaman sekarang memilih menggunakan gaya anyar ini. Gaya maghribi perlahan kemudian menjadi kuno. Hanya sebagian saja di negara berpenduduk muslim masih menggunakan mushaf gaya ini, seperti di negara Aljazair, Tunisia, dan sekitarnya. Di negaranya sendiri, Maroko, gaya ini konon masih menjadi primadona.<br />
<span id="more-515"></span><br />
Mengenai mushaf Alquran, saya juga pernah mempunyai koleksi mushaf jenis ini. Tidak jauh beda dengan mushaf Indonesia kuno yang menggunakan huruf besar-besar itu. Kesulitan membaca hanya karena tidak biasa saja. Gaya maghribi hampir mirip naskhi, dengan kelenturan yang lebih dan pena yang berbeda.</p>
<p>Kalau kita bandingkan dengan naskhi, sepertinya ada perbedaan dalam menggunakan pena. Maghribi yang lentur itu, cara menggoreskan pena mirip huruf tiongkok. Atau malah menggunakan kuas, bukan pena dari bambu yang biasa digunakan untuk menulis kaligrafi arab?</p>
<p>Konon gaya maghribi merupakan fundamental pembentukan harakat dalam naskhi. Di gaya ini, pernah terjadi penggunaan harakat dengan menggunakan warna-warni untuk membedakan mana fathah, kasrah, maupun dhamah &#8211;yang kemudian mengalami perkembangan karena warna tidak bertahan lama. Akhirnya, gaya naskhi merupakan gaya sempurna yang paling disukai sebagai huruf &#8220;default&#8221; sebagaimana times (times new roman) dibanding dengan font lain.</p>
<p>Di bawah ini contoh kaligrafi mahgirbi (khat maghribi) yang masih dipergunakan sebagai teks dalam mushaf:<br />
<a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/maghribi1.gif"><img class="alignnone size-medium wp-image-518" title="maghribi1" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/maghribi1-220x300.gif" alt="" width="220" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/maghribi2.gif"><img class="alignnone size-medium wp-image-519" title="maghribi2" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/maghribi2-220x300.gif" alt="" width="220" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/maghribi3.gif"><img class="alignnone size-medium wp-image-520" title="maghribi3" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/maghribi3-220x300.gif" alt="" width="220" height="300" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/kaligrafi-maghribi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
