<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Panduan Kaligrafi &#187; Hamid Ajami</title>
	<atom:link href="http://www.panduankaligrafi.com/tag/hamid-ajami/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.panduankaligrafi.com</link>
	<description>Tempat belajar kaligrafi, contoh-contoh, dan sejarah.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jul 2009 23:17:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ali dalam Karya Hamid Ajami</title>
		<link>http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/ali-dalam-karya-hamid-ajami/</link>
		<comments>http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/ali-dalam-karya-hamid-ajami/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 18:07:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aly Imron</dc:creator>
				<category><![CDATA[Contoh]]></category>
		<category><![CDATA[Kaligrafer]]></category>
		<category><![CDATA[Hamid Ajami]]></category>
		<category><![CDATA[Moalla]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.panduankaligrafi.com/?p=502</guid>
		<description><![CDATA[Ali bin Abi Thalib r.a., sebagaimana dalam pandangan orang Iran, tampaknya begitu memesona. Tak heran jika dalam karya-karya Hamid Ajami banyak sekali menghadirkan nama Ali yang diukir dalam berbagai model. Sebagaimana khasnya, Hamid Ajami yang memperkenalkan gaya moalla-nya yang dibungkus berbagai warna.
Sebagian mungkin akan membuat kening berkernyit karena menerka-nerka tulisan apa dibalik goresan itu. Dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ali bin Abi Thalib r.a., sebagaimana dalam pandangan orang Iran, tampaknya begitu memesona. Tak heran jika dalam karya-karya <a href="http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/kaligrafi-moalla/">Hamid Ajami</a> banyak sekali menghadirkan nama Ali yang diukir dalam berbagai model. Sebagaimana khasnya, Hamid Ajami yang memperkenalkan gaya <a href="http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/kaligrafi-moalla/"><strong>moalla</strong></a>-nya yang dibungkus berbagai warna.</p>
<p>Sebagian mungkin akan membuat kening berkernyit karena menerka-nerka tulisan apa dibalik goresan itu. Dari sana kita baru sadar bahwa tulisan-tulisan ini masih memiliki irama yang sama, tulisan yang sama, dalam bentuk yang berbeda.</p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/0001.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-503" title="0001" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/0001-105x300.jpg" alt="" width="105" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/0002.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-504" title="0002" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/0002-95x300.jpg" alt="" width="95" height="300" /><span id="more-502"></span></a></p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/0003.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-505" title="0003" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/0003-244x300.jpg" alt="" width="244" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/0004.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-506" title="0004" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/0004-100x300.jpg" alt="" width="100" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/0005.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-507" title="0005" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/0005.jpg" alt="" width="252" height="176" /></a></p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/0009.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-508" title="0009" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/0009-300x99.jpg" alt="" width="300" height="99" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/ali-dalam-karya-hamid-ajami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaligrafi Moalla</title>
		<link>http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/kaligrafi-moalla/</link>
		<comments>http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/kaligrafi-moalla/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 21:47:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aly Imron</dc:creator>
				<category><![CDATA[Moalla]]></category>
		<category><![CDATA[Hamid Ajami]]></category>
		<category><![CDATA[Kaligrafer]]></category>
		<category><![CDATA[Kaligrafi Kontemporer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.panduankaligrafi.com/?p=497</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah kaligrafi &#8220;di luar umum&#8221; yang pernah saya pelajari: naski, riqah, tsuluts, diwani, diwani jali, ijazah, atau kufi  yang sudah terkenal itu. Namanya moalla. Meski gayanya tidak begitu indah, menurut saya, kaligrafi ini sempat membuat saya penasaran karena gayanya yang &#8220;berani&#8221;, sekali waktu menabrak huruf satu dengan yang lainnya tanpa memedulikan ruang.
Lihatlah contoh di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah kaligrafi &#8220;di luar umum&#8221; yang pernah saya pelajari: naski, riqah, tsuluts, diwani, diwani jali, ijazah, atau kufi  yang sudah terkenal itu. Namanya <strong>moalla</strong>. Meski gayanya tidak begitu indah, menurut saya, kaligrafi ini sempat membuat saya penasaran karena gayanya yang &#8220;berani&#8221;, sekali waktu menabrak huruf satu dengan yang lainnya tanpa memedulikan ruang.</p>
<p>Lihatlah contoh di bawah ini. Ia seolah-oleh cabang-cabang pohon bambu yang berdesak-desakan di antara satu dengan yang lainnya. Warnanya yang kalem seolah-olah hanya sebuah bayang-bayang latar belakang bertekstur.</p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/maali-pandu.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-498" title="maali-pandu" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/maali-pandu-300x219.jpg" alt="" width="300" height="219" /></a></p>
<p>Gaya moalla merupakan gaya yang &#8220;tidak standar&#8221; karena tidak masuk dalam buku panduan kaligrafi yang umum beredar, seperti buku kaligrafi paling monumental <em><strong>Qawaidul Khat Al-Arabi</strong></em> karya <strong>Hasyim Muhammad Al-Baghdadi</strong>. Meski tidak begitu terkenal, kaligrafi ini masih masuk dalam daftar jenis-jenis kaligrafi dalam wikipedia Arab, tergolong bagian kaligrafi jenis yang berkembang di Iran.</p>
<p><span id="more-497"></span></p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/12.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-499" title="12" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/12.jpg" alt="" width="130" height="292" /></a></p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/2.gif"><img class="alignnone size-medium wp-image-500" title="2" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/2-249x300.gif" alt="" width="249" height="300" /></a></p>
<p>Dari literatur di internet, gaya ini hanya diperkenalkan oleh <a href="http://www.moala.net/biography.htm"><strong>Hamid Ajami</strong></a>, seorang kaligrafer kelahiran Teheran. Melalui <a href="http://www.moala.net/" target="_blank">websitenya</a>, <a href="http://www.moala.net/biography.htm">Hamid Ajami</a> menyertakan <a href="http://www.moala.net/gallery1.htm">contoh-contoh</a> kaligrafi jenis ini.</p>
<p>Dan tampaknya, dia merupakan satu-satunya yang melestarikan jenis ini. Tentang sejarah moalla sendiri dapat dibaca di <a href="http://www.moala.net/aboutmoalla.htm">sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/kaligrafi-moalla/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
