<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Panduan Kaligrafi &#187; Huruf</title>
	<atom:link href="http://www.panduankaligrafi.com/tag/huruf/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.panduankaligrafi.com</link>
	<description>Tempat belajar kaligrafi, contoh-contoh, dan sejarah.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jul 2009 23:17:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Huruf</title>
		<link>http://www.panduankaligrafi.com/2008/08/huruf/</link>
		<comments>http://www.panduankaligrafi.com/2008/08/huruf/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2008 00:26:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aly Imron</dc:creator>
				<category><![CDATA[Definisi]]></category>
		<category><![CDATA[Font]]></category>
		<category><![CDATA[Huruf]]></category>
		<category><![CDATA[Kontemporer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://panduankaligrafi.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Awalnya adalah coretan, kemudian mengalami pergeseran. Huruf timbul setelah evolusi simbol. Bukan lagi spesifik, tapi bisa dirangkai menjadi bermacam-macam &#8220;kalimat&#8221;. Ketika huruf-huruf di blog ini terangkai, tentu Anda kemudian bisa membaca. Tanpa huruf, mustahil &#8220;kalimat&#8221; saya bisa tersampaikan.
Namun tidak sesederhana itu akhirnya. Meskipun huruf sudah &#8220;ditemukan&#8221;, akhirnya menemukan ruang untuk mempercantik bentuk. Dari sanalah muncul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awalnya adalah coretan, kemudian mengalami pergeseran. Huruf timbul setelah evolusi simbol. Bukan lagi spesifik, tapi bisa dirangkai menjadi bermacam-macam &#8220;kalimat&#8221;. Ketika huruf-huruf di blog ini terangkai, tentu Anda kemudian bisa membaca. Tanpa huruf, mustahil &#8220;kalimat&#8221; saya bisa tersampaikan.</p>
<p>Namun tidak sesederhana itu akhirnya. Meskipun huruf sudah &#8220;ditemukan&#8221;, akhirnya menemukan ruang untuk mempercantik bentuk. Dari sanalah muncul bermacam-macam corak, meskipun hurufnya sama. Dalam kaligrafi juga demikian. Ada bermacam-macam corak, sebagaimana huruf-huruf mutakhir yang sudah dirumuskan oleh program komputer: font.<br />
<span id="more-16"></span><br />
Ada times, arial, serif, dan lain sebagainya. Masing-masing jenis mempunyai keluarga sendiri-sendiri yang memiliki kemiripan. Seperti arial dan helvetica misalnya, keduanya tampak mirip satu dengan yang lain meskipun keduanya berbeda.</p>
<p>Huruf &#8220;H&#8221; tanpa terangkai dengan &#8220;uruf&#8221; bukanlah apa-apa. Kecuali memang dimaksudkan untuk membuat seseorang bertanya-tanya.</p>
<p>Kalimat &#8220;Jangan buang sampah sembarangan&#8221; misalnya, yang tertulis di sebuah halaman sekolahan akhirnya menjadi penyampai bahwa di halaman tersebut seseorang dilarang membuang sampah seenaknya sendiri. Yang bisa membaca mudah mengerti. Yang belum, perlu &#8220;dipertanyakan lagi&#8221;.</p>
<p>Huruf menggantikan simbol yang memiliki bermacam-macam makna. Huruf menyampaikan bahasa.</p>
<p>Setelah melewati fungsi huruf, bentuk menjadi bagian lain yang memperkuat penyampaian. Jenis satu dengan yang lain mempunyai karakter berbeda. &#8220;Jangan buang sampah sembarangan&#8221; tertulis arial, mudah dibaca, bukan dengan huruf latin yang mempunyai karakter lembut.</p>
<p>Huruf arab jenis kufi misalnya, memiliki karakter kotak-kotak (kubisme) yang memberi kesan kokoh. Kelenturan diwani, dan goresan farisi memberi keluwesan dalam menyampaikan makna dalam tulisan. Dari keperluan fungsi penyampaian akhirnya muncul bermacam-macam bentuk dan gaya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.panduankaligrafi.com/2008/08/huruf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
