<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Panduan Kaligrafi &#187; Kaligrafer Wanita</title>
	<atom:link href="http://www.panduankaligrafi.com/tag/kaligrafer-wanita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.panduankaligrafi.com</link>
	<description>Tempat belajar kaligrafi, contoh-contoh, dan sejarah.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jul 2009 23:17:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Wanita dan Kaligrafi</title>
		<link>http://www.panduankaligrafi.com/2008/12/wanita-dan-kaligrafi/</link>
		<comments>http://www.panduankaligrafi.com/2008/12/wanita-dan-kaligrafi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2008 22:35:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aly Imron</dc:creator>
				<category><![CDATA[asides]]></category>
		<category><![CDATA[Kaligrafer Wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.panduankaligrafi.com/?p=704</guid>
		<description><![CDATA[Jangan sepelekan kaum ibu. Meski menggendong anak, mereka bisa juga belajar kaligrafi. Lihatlah foto-foto mereka di sini. Di sertai artikel, percayalah bahwa para perempuan juga berprestasi di bidang kaligrafi.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan sepelekan kaum ibu. Meski menggendong anak, mereka bisa juga belajar kaligrafi. Lihatlah foto-foto mereka <a href="http://uicalligraphia.wordpress.com/2008/04/21/wajah-kartini-di-ranah-kaligrafi/">di sini</a>. Di sertai artikel, <a href="http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/kaligrafer-wanita-adakah/">percayalah</a> <a href="http://www.panduankaligrafi.com/2008/12/kaligrafer-wanita-dalam-sejarah/">bahwa para perempuan</a> <a href="http://emnoer.co.cc/2008/12/kaligrafer-wanita-dalam-sejarah.htm">juga berprestasi di bidang kaligrafi</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.panduankaligrafi.com/2008/12/wanita-dan-kaligrafi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaligrafer Wanita dalam Sejarah</title>
		<link>http://www.panduankaligrafi.com/2008/12/kaligrafer-wanita-dalam-sejarah/</link>
		<comments>http://www.panduankaligrafi.com/2008/12/kaligrafer-wanita-dalam-sejarah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 00:52:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aly Imron</dc:creator>
				<category><![CDATA[asides]]></category>
		<category><![CDATA[Kaligrafer Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Kaligrafer Wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.panduankaligrafi.com/?p=669</guid>
		<description><![CDATA[Setidaknya, tercatat ada 16 kaligrafer wanita dalam sejarah yang ditulis dalam &#8220;Tarikh al-Khatt al-&#8217;Arabiy wa Âdâbuhu&#8221; karya pakar sejarah sekaligus kaligrafer Muhammad Thahir al-Kurdi al-Makkiy. Siapa saja mereka? Silakan baca di sini.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setidaknya, tercatat ada 16 kaligrafer wanita dalam sejarah yang ditulis dalam &#8220;Tarikh al-Khatt al-&#8217;Arabiy wa Âdâbuhu&#8221; karya pakar sejarah sekaligus kaligrafer Muhammad Thahir al-Kurdi al-Makkiy. Siapa saja mereka? Silakan <a href="http://emnoer.co.cc/2008/12/kaligrafer-wanita-dalam-sejarah.htm">baca di sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.panduankaligrafi.com/2008/12/kaligrafer-wanita-dalam-sejarah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaligrafer Wanita, Adakah?</title>
		<link>http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/kaligrafer-wanita-adakah/</link>
		<comments>http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/kaligrafer-wanita-adakah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 20:02:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aly Imron</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kaligrafer]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Kaligrafer Wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.panduankaligrafi.com/?p=531</guid>
		<description><![CDATA[Dari belajar kaligrafi selama lima tahun lebih, belum pernah sama sekali saya menemukan ada kaligrafer wanita yang tercatat dalam buku kaligrafi islam yang memberi warna dalam sejarah kaligrafi. Artinya, deretan para master, nyatanya memang nihil dari kaligrafer wanita. Kaligrafer yang tercatat buku yang saya pelajari, selalu dijumpai nama-nama lelaki. Mulai Hasyim Muhammad Al Bahgdadi, Hamid [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari belajar kaligrafi selama lima tahun lebih, belum pernah sama sekali saya menemukan ada kaligrafer wanita yang tercatat dalam buku kaligrafi islam yang memberi warna dalam sejarah kaligrafi. Artinya, deretan para master, nyatanya memang nihil dari kaligrafer wanita. Kaligrafer yang tercatat buku yang saya pelajari, selalu dijumpai nama-nama lelaki. Mulai Hasyim Muhammad Al Bahgdadi, Hamid Al-Amidi, Yaqut Al Mushta&#8217;shimi, Ibnu Muqlah, dan lain sebagainya.</p>
<p>Yang menjadi pertanyaan: Apakah kaligrafer itu selalu identik dengan lelaki?</p>
<p>Inilah sayangnya. Sebagaimana keilmuan bidang hukum fiqih misalnya, para ulama jarang sekali kita jumpai dari kalangan kaum hawa. Dominasi kaum adam selalu terjadi dalam bidang keilmuan. Padahal, mungkin saja di masa dulu hidup seorang kaligrafer wanita terkenal yang tidak tercatat dalam buku?</p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/2008/08/rikkat-kunt/">Rikkat Kunt</a>, yang disebut-sebut sebagai kaligrafer terakhir Turki, memang seorang kaligrafer wanita. Namun namanya tidak lebih terkenal dari karya-karyanya karena sebuah buku perjalanan yang cukup apik ditulisnya dalam bahasa Perancis: <em>a Nuit des Calligraphes</em>. Buku ini menjadi laris karena perjalanan sang kaligrafer ternyata terhalang oleh penguasa. Rikkat sendiri belum pernah saya jumpai karya-karyanya, apakah juga menggunakan kaligrafi murni?</p>
<p>Yang menjadi pertanyaan lagi adalah: Apakah Rikkat Kunt merupakan satu-satunya kaligrafer wanita &#8211;dengan sedikit catatan, di masa lampau&#8211; yang tercatat sejarah?</p>
<p><span id="more-531"></span></p>
<p>Ah, ternyata tidak. Buktinya dari peninggalan yang tersimpan di the Museum of Islamic Art, Cairo, Mesir, ada seorang kaligrafer wanita yang meninggalkan kaligrafi mushaf yang begitu cantik. Dia adalah Zaynab binti Ahmad Al Maqdisiyya, seorang kaligrafer wanita asal Jerussalem. Di sana tercatat, kaligrafer ini merupakan hidup pada periode Mamluk, yakni pada 1330. Di bawah ini adalah contoh karyanya:</p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/z-quran1.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-532" title="z-quran1" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/z-quran1-300x210.png" alt="" width="300" height="210" /></a></p>
<p><a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/z-quran2.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-533" title="z-quran2" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/11/z-quran2-300x233.png" alt="" width="300" height="233" /></a></p>
<p>Ini artinya, kaligrafer memang bukan dominasi kalangan pria. Dan untunglah, dengan bergulirnya zaman, domiasi-dominasi pria rasanya semakin tidak ada dalam segala bidang. Banyak para wanita muslim yang mempelajari kaligrafi. Tak jarang mereka ikut berkolaborasi dalam even perlombaan internasional.</p>
<p>Adakah kaligrafer wanita yang pernah Anda jumpai dalam buku sejarah kaligrafi?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.panduankaligrafi.com/2008/11/kaligrafer-wanita-adakah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
