Judul posting ini merupakan judul asli dari website kaligrafer Sayid Ibrahim yang mengetengahkan contoh-contoh kaligrafi buatan kaligrafer asal Kairo, Mesir, itu. Dalam suasana Idul Adha –masih dalam hari tasyrik– nama Ibrahim seolah kembali menggema. Dalam khutbah Idul Adha yang saya ikuti kemarin, nama Ibrahim –ayah Ismail– mendapat tempat istimewa. Kemudian, saya teringat Ibrahim yang lain. [...]
Mungkin Anda seperti saya, pernah bertanya seperti ini: Siapakah kaligrafer terbaik yang pernah ada? Apakah Hasyim Muhammad Al-Baghdadi? Ataukah Hamid Al-Amidi? Ataukah …?
Dalam dunia kaligrafi, dua nama yang saya sebutkan di atas merupakan nama yang tiada diragukan lagi kejeniusannya dalam bidang seni ini.
Membandingkan kaligrafer, mungkin bukan suatu yang elok. Namun sebagai pelajar kaligrafi yang baru [...]
Dari belajar kaligrafi selama lima tahun lebih, belum pernah sama sekali saya menemukan ada kaligrafer wanita yang tercatat dalam buku kaligrafi islam yang memberi warna dalam sejarah kaligrafi. Artinya, deretan para master, nyatanya memang nihil dari kaligrafer wanita. Kaligrafer yang tercatat buku yang saya pelajari, selalu dijumpai nama-nama lelaki. Mulai Hasyim Muhammad Al Bahgdadi, Hamid [...]
Ini adalah kaligrafi “di luar umum” yang pernah saya pelajari: naski, riqah, tsuluts, diwani, diwani jali, ijazah, atau kufi yang sudah terkenal itu. Namanya moalla. Meski gayanya tidak begitu indah, menurut saya, kaligrafi ini sempat membuat saya penasaran karena gayanya yang “berani”, sekali waktu menabrak huruf satu dengan yang lainnya tanpa memedulikan ruang.
Lihatlah contoh di [...]