Seperti halnya seni rupa lainnya, karya kaligrafi juga ada tanda tangan (dalam bahasa arab bisa disebut tauqi’) pembuatnya. Tauqi diletakkan berada di sela-sela tulisan, biasanya berada di pojok paling ujung tulisan atau di bawahnya. Tentu saja fungsinya sebagai pengenal bahwa karya kaligrafi ini merupakan karya kaligrafer ini. Dengan pengenal tanda tangan itu, orang yang mengerti [...]
Ini adalah contoh karya Mounir Al-Shaarani. Seorang kaligrafer, penulis, dan juga desainer. Lahir di Syiria, menamatkan pendidikan di Born Fakultas Kesenian di Damaskus (1977). Dia belajar dari seorang kaligrafer hebat Syiria: Badawi Al-Dirany. Sejak 1968, dia bekerja sebagai kaligrafer dan desainer buku. Al-Shaarani telah mendesain banyak huruf-huruf yang digunakan untuk sampul buku karyanya maupun pekerjaan [...]
Ketertarikan Kouichi Honda kepada kaligrafi arab dimulai sekitar 30 tahun yang lalu ketika ia bekerja di Saudi Arabia sebagai penerjemah. Sekarang selain popularitasnya di Jepang yang semakin meningkat, Honda juga terkenal sebagai kaligrafer arab internasional. Karya kaligrafinya dipamerkan secara rutin di Jepang dan memiliki murid yang bertambah pesat.
Karya Honda sering diaplikasikan dalam latar [...]
Al-khath handasatun ruhaniyyah, dzaharat bi aalatin jasmaniyyah
–Yaqut Al-Mushta’shimi
Banyak istilah yang menjabarkan tentang kaligrafi. Seperti menurut Yaqut Al-Mushta’shimi, kaligrafer kenamaan periode Turki Utsmani, menyebut bahwa kaligrafi merupakan ilmu hitung ruhaniyah (bersifat ruhani) yang tampak dengan alat jasmani.
Ubaidillah Ibn Abbas menyebut kaligrafi sebagai “lisanul yadd” alias lidahnya tangan. Mengapa disebut lidahnya tangan? Karena dengan kaligrafilah tangan [...]