<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Panduan Kaligrafi &#187; Lukis Kaligrafi</title>
	<atom:link href="http://www.panduankaligrafi.com/tag/lukis-kaligrafi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.panduankaligrafi.com</link>
	<description>Tempat belajar kaligrafi, contoh-contoh, dan sejarah.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jul 2009 23:17:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Posting Panduan Kaligrafi Dibajak</title>
		<link>http://www.panduankaligrafi.com/2008/10/posting-panduan-kaligrafi-dibajak/</link>
		<comments>http://www.panduankaligrafi.com/2008/10/posting-panduan-kaligrafi-dibajak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 15:23:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aly Imron</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hak Cipta]]></category>
		<category><![CDATA[Kaligrafi Murni]]></category>
		<category><![CDATA[Lukis Kaligrafi]]></category>
		<category><![CDATA[Pembajakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.panduankaligrafi.com/?p=465</guid>
		<description><![CDATA[Ini seharusnya memalukan untuk sebuah penyampai berita sekelas sebuah harian. Dengan slogan Membangun Paradigma Baru, Harian Global telah membajak dua postingan dalam Panduan Kaligrafi. Dalam dua posting itu, saya membahas tentang Kaligrafi Murni dan Lukis Kaligrafi yang kemudian digabung menjadi sebuah tulisan berjudul Jenis-Jenis Kaligrafi.
Tentu saja, saya sebagai penulis merasa sangat kecewa. Terlebih, tidak ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini seharusnya <strong>memalukan</strong> untuk sebuah penyampai berita sekelas sebuah harian. Dengan slogan Membangun Paradigma Baru, <a href="http://www.harian-global.com" target="_blank">Harian Global</a> telah membajak dua postingan dalam <a href="http://panduankaligrafi.com" target="_self">Panduan Kaligrafi</a>. Dalam dua posting itu, saya membahas tentang <a href="http://www.panduankaligrafi.com/2008/08/kaligrafi-murni/" target="_self">Kaligrafi Murni</a> dan <a href="www.panduankaligrafi.com/2008/08/lukis-kaligrafi/" target="_self">Lukis Kaligrafi</a> yang kemudian digabung menjadi sebuah tulisan berjudul <a href="http://www.harian-global.com/news.php?item.49018.14">Jenis-Jenis Kaligrafi</a>.</p>
<p>Tentu saja, saya sebagai penulis merasa sangat kecewa. Terlebih, tidak ada penyebutan sumber yang seharusnya dicantumkan ketika membuat tulisan. Di akhir tulisan itu, hanya diberi sumber nama media mereka sendiri yang diolah dari berbagai sumber. Padahal, tulisan tersebut nyata-nyata hanya hasil <strong><em>copy paste</em></strong> yang kemudian dihilangkan beberapa materi tidak penting.</p>
<p>Namun ada yang lucu dari segi pembuatan judul, menurut saya. Dua ragam kaligrafi yang saya habas ternyata diberi judul <strong>Jenis-Jenis Kaligrafi</strong> yang seolah mempersempit varian kaligrafi. Padahal, <em>anwa&#8217;ul khat </em>(jenis-jenis kaligrafi) tidak dikatergorikan dalam media, melainkan gaya atau <em>style</em>.</p>
<p>Tentu saja, jika dalam harian tersebut kemudian diberi judul seperti itu akan salah kaprah. Karena ternyata jenis kaligrafi islam sangatlah banyak dan lukis kaligrafi yang berkembang akhir-akhir ini hanyalah ragam, bukan jenis.<span id="more-465"></span></p>
<p>Sebagai perbandingan, marilah kita lihat dua posting saya tentang <a href="http://www.panduankaligrafi.com/2008/08/kaligrafi-murni/">Kaligrafi Murni</a> dan <a href="www.panduankaligrafi.com/2008/08/lukis-kaligrafi/">Lukis kaligrafi</a> dengan tulisan yang dimuat dalam Harian Global yang konon membawa membangun paradigma baru itu.</p>
<blockquote>
<h3>Jenis-jenis Kaligrafi</h3>
<p><strong>Kaligrafi Murni</strong></p>
<p>Istilah ini muncul tidak lepas dari perkembangan kaligrafi kontemporer, di mana huruf bukan menjadi sesuatu yang utama, tetapi juga keindahan yang merupakan unsur dari kaligrafi itu sendiri. Kaligrafi pada awalnya merupakan seni memadukan huruf dengan jenis tertentu sesuai dengan kaidah akhirnya &#8220;keluar jalur&#8221; tanpa memedulikan kaidah baku. Nah, yang tetap mengikuti kaidah baku, sesuai dengan jenis kaligrafi &#8220;yang diakui&#8221; kemudian dinamai kaligrafi murni.</p>
<p>Seolah merupakan kaidah baku, kaligrafi murni tidak boleh keluar dari jalur penulisan. Bagaimana bentuk huruf, torehan, maupun ketepatan dalam sapuan. Jenis-jenis kaligrafi juga telah diklasifikasi. Penggunaannya tidak boleh bercampur satu dengan yang lain.</p>
<p>Kaligrafer murni &#8220;terakhir&#8221; Hasyim Muhammad Al Khattahath menerapkan kaidah kaligrafi dalam sebuah buku panduan yang cukup terkenal bernama Qawaidul Khath Alarabiy. Buku ini beredar luas di Timur Tengah, akhirnya sampai di pondok pesantren di Indonesia. Tidak banyak yang memiliki, hanya orang-orang tertentu yang mempunyai akses ke luar negeri yang mempunyai buku aslinya.</p>
<p>Di pondok pesantren, buku kaidah ini cukup terkenal. Seperti di Pondok Pesantren Modern Darussalam, Gontor, misalnya, karya monumental itu dicetak kembali secara internal dan dipelajari oleh para santri yang tergabung di Aklam, Assosiasi Kaligrafer Darussalam, kelompok belajar kaligrafi.</p>
<p><strong>Lukis Kaligrafi</strong></p>
<p>Selain kaligrafi murni, dalam dunia kaligrafi juga mengenal lukis kaligrafi. Meski terkesan mendikotomi, lukis kaligrafi tidak lebih hanya sebuah perkembangan media yang tidak hanya &#8220;terpenjara&#8221; di atas kertas. Tidak hanya di tanah air, lukisan di Timur Tengah juga telah banyak mengambil objek-objek huruf sebagai bagian yang utama.</p>
<p>Lukis kaligrafi adalah sebuah lukisan dengan mengambil objek huruf-huruf Arab. Biasanya mengambil ayat-ayat Al Quran maupun hadist yang diiringi background seirama. Kadang objek kaligrafi hanya sebagai pelengkap, dan kadang merupakan kaligrafi berhias sebuah objek. Tidak bisa diproporsikan persentase objek kaligrafi dan lukis itu. Ketika sebuah lukisan ada objek huruf Arab yang merangkai kalimat ayat maupun hadist, maka lukisan tersebut bisa dikatakan lukis kaligrafi.</p>
<p>Di luar negeri, khususnya di Timur Tengah, lukis kaligrafi merupakan bagian dari kaligrafi kontemporer. Biasanya, kaligrafi jenis ini menampilkan objek-objek huruf yang tidak &#8220;terpatok&#8221; pada arti. Namun huruf bisa berdiri sendiri.Lukis kaligrafi memiliki keunikan tersendiri karena seni lukis dan bentuk huruf saling melengkapi. Dan, lengkaplah keindahan tertanam dalam sebuah objek lukisan.</p>
<p>Global | Berbagai sumber</p></blockquote>
<p>Bonus: tangkapan layar Harian Global yang memuat dua posting bajakan:<br />
<a href="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/10/pembajakan-panduankaligrafi.gif"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-466" title="pembajakan-panduankaligrafi" src="http://www.panduankaligrafi.com/wp-content/uploads/2008/10/pembajakan-panduankaligrafi-150x150.gif" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.panduankaligrafi.com/2008/10/posting-panduan-kaligrafi-dibajak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lukis Kaligrafi</title>
		<link>http://www.panduankaligrafi.com/2008/08/lukis-kaligrafi/</link>
		<comments>http://www.panduankaligrafi.com/2008/08/lukis-kaligrafi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2008 00:35:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aly Imron</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jenis]]></category>
		<category><![CDATA[Amang Rahman]]></category>
		<category><![CDATA[Didin Sirajuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Hasyim Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Kaidah Baku]]></category>
		<category><![CDATA[Lukis Kaligrafi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://panduankaligrafi.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Selain kaligrafi murni, dalam dunia kaligrafi juga mengenal lukis kaligrafi. Meski terkesan mendikotomi, lukis kaligrafi tidak lebih hanya sebuah perkembangan media yang tidak hanya &#8220;terpenjara&#8221; di atas kertas. Tidak hanya di tanah air, lukisan di Timur Tengah juga telah banyak mengambil objek-objek huruf sebagai bagian yang utama.
Lukis kaligrafi adalah sebuah lukisan dengan mengambil objek huruf-huruf [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selain <a href="http://panduankaligrafi.com/2008/08/kaligrafi-murni/" target="_self">kaligrafi murni</a>, dalam dunia kaligrafi juga mengenal lukis kaligrafi. Meski terkesan mendikotomi, lukis kaligrafi tidak lebih hanya sebuah perkembangan media yang tidak hanya &#8220;terpenjara&#8221; di atas kertas. Tidak hanya di tanah air, lukisan di Timur Tengah juga telah banyak mengambil objek-objek huruf sebagai bagian yang utama.</p>
<p>Lukis kaligrafi adalah sebuah lukisan dengan mengambil objek huruf-huruf Arab. Biasanya mengambil ayat-ayat Alquran maupun Hadist yang diiringi latar belakang seirama. Kadang objek kaligrafi hanya sebagai pelengkap, dan kadang merupakan kaligrafi berhias sebuah objek. Tidak bisa diproporsikan persentase objek kaligrafi dan lukis itu. Ketika sebuah lukisan ada objek huruf Arab yang merangkai kalimat ayat maupun hadist, maka lukisan tersebut bisa dikatakan lukis kaligrafi.<br />
<span id="more-20"></span><br />
Seperti &#8220;Samudra Fatihah&#8221; yang pernah dilukis oleh Didin Sirajuddin misalnya, kaligrafi surat Alfatihah dilukis dengan sebuah objek samudra. Di sinilah letak saling mendukung antara kaligrafi dengan objek nlukisan. Seolah keduanya merupakan fondasi keindahan sebuah objek yang dihasilkan.</p>
<p>Lukis kaligrafi pun bisa menerapkan kaligrafi murni. Seperti Didin Sirajuddin misalnya, kerap menerapkan kaligrafi murni dalam media lukisnya. Lain halnya dengan Amang Rahman misalnya, beliau sudah terkenal dengan lukisan batiknya. Amang Rahman melukis kaligrafi dengan tanpa memperhatikan kaidah baku kaligrafi yang diterapkan Hasyim Muhammad.</p>
<p>Di tanah air, banyak &#8220;aliran&#8221; lukis kaligrafi terkenal. Seperti A.D. Pirous, Amang Rahman, dan masih banyak yang lainnya. Seolah memiliki &#8220;trade mark&#8221; tersendiri, satu dengan yang lainnya mempunyai karakter berbeda ketika membuat sebuah lukisan kaligrafi.</p>
<p>Di luar negeri, khususnya di Timur Tengah, lukis kaligrafi merupakan bagian dari kaligrafi kontemporer. Biasanya, kaligrafi jenis ini menampilkan objek-objek huruf yang tidak &#8220;terpatok&#8221; pada arti. Namun huruf bisa berdiri sendiri.</p>
<p>Lukis kaligrafi memiliki keunikan tersendiri karena seni lukis dan bentuk huruf saling melengkapi. Dan, lengkaplah keindahan tertanam dalam sebuah objek lukisan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.panduankaligrafi.com/2008/08/lukis-kaligrafi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
